Minggu, 15 November 2015

EKONOMI KOPERASI ( TUGAS 5 )

Kongres Negarawan Muda


Pelatihan School for Nation Leader 2 diberikan materi mengenai kemandirian oleh Ibu Mursida Rambe ( Pendiri BMT Pasar Beringharjo Yogyakarta) dan Pemberi materi kemanusiaan oleh Bapak Erie Sudewo ( Pendiri Dompet Dhuafa ).
Apa yang membuat kelahiran Forum Negarawan menjadi penting ? kami melihat di tengah perkembangan organisasi yang ada , mulai muncul gejala stagnansi dan pragmatisme politik.Organisasi kepemudaan mulai terjebak pada tarikan politik dan cenderung meninggalkan ruang pemberdayaan di masyarakat.Dengan demikian , kelahiran Forum Negarawan Muda diharapkan dapat menjadi wadah kepemudaan alternatif yang memiliki karakter kemandirian dan kemanusiaan.Organisasi Kepemudaan yang focus pada upaya-upaya pemberdayaan masyarakat dan intervensi kemanusiaan agar dapat membantu menuntaskan problem kemiskinan dan ketidakadilan yang terjadi di masyarakat marjinal.
Forum Negarawan Muda juga memiliki target pencapaian pada tahun 2016 untuk merekrut 2000 orang yang akan tersebar di 20 titik strategis di seluruh Indonesia.Diantaranya : Aceh, Padang, Medan, Riau, Jambi, Palembang, Lampung, Bengkulu, Jabodetabek, Sumedang, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surakarta, Purwokerto, Salatiga, Malang, Banjarmasin, Pontianak dan Makassar.Dengan potensi sumber daya manusia  yang ada, diharapkan akan lahir 200 orang sociopreneur, 20.000 masyarakat penerima manfaat, 1 Koperasi Nasional dan  Koperasi Wilayah dan 200 Media Sosial Produktif.Pada aspek social seperti inilah Forum Negarawan Muda akan membaktikan dirinya untuk membangun kemandirian masyarakat marjinal.

Dengan berbagai target pencapaian Forum Negarawan itulah perlu merumuskan langkah-langkah organisasi lebih sistematis dan terstruktur agar mimpi pemberdayaan masyarakat itu dapat di wujudkan.Perumusan struktur Organisasi dan program kerja yang lebih sistematis akan dilaksanakan pertemuan nasional antara anggota Forum Negarawan Muda yang dinamakan sebagai Kongres Negarawan Muda 2015.Melalui Kongres inilah perumusan struktur kepengurusan, program kerja nasional dan deklarasi Forum Negarawan Muda secara resmi dilakukan.Harapannya kehadiran Forum Negarawan dapat memberi perubahan yang berarti di tengah masyarakat.

Pada kali ini Forum Negarawan Muda mengambil tema kongres “ Pemuda Mandiri , Bangsa Berdikari ” yang mengangkat pentingnya peran kemandirian pemuda dalam mewujudkan bangsa yang berdikari.Salah satu mewujudkan kemandirian pemuda adalah melalui kewirausahaan. Menurut Standar Internasional, jumlah wirausaha yang ideal adalah minimal sebanyak 2% dari jumlah penduduk suatu negara.Sementara itu data terakhir dari Kementrian Koperasi dan UKM pada tahun 2015 menyebutkan bahwa wirausaha Indonesia hanya berjumlah 1,65% dari jumlah penduduk 250 juta orang.Jumlah wirausaha ini tentunya sangat minim jika dibandingkan dengan negara lain yang memiliki presentase wirausaha lebih tinggi dari Indonesia.Seperti Singapura dengan 7% wirausaha, Malaysia 5%, Thailand 4%, Tiongkok 10%, dan Amerika Serikat mencapai 12%.Kewirausahaan memiliki peranan penting dalam usaha perluasan lapangan kerja, pengurangan pengangguran, dan penuntasan angka kemiskinan.
Selain itu Kongres Forum Negarawan Muda dilaksanakan di Surakarta dikarenakan, kami melihat bahwa Surakarta menjadi representasi ideal bagi semangat aktivisme social dan kewirausahaan yang akan dibangun oleh Forum Negarawan Muda.Selain dikenal dengan kota yang memiliki sejarah kebudayaan yang luhur dan mandalam, Surakarta juga memiliki semangat kewirausahaan dan aktivisme kepemudaan yang kuat.Terdapat berbagai perguruan kampus ternama terdapat di Surakarta, dimana para mahasiswanya memiliki keterkaitan erat dengan denyut nadi kehidupan para pedagang dan turut aktif dalam membela kepentingan kelompok-kelompok marjinal di Surakarta.Dengan semangat seperti inilah Forum Negarawan Muda memilih kota Surakarta sebagai awal berdiri dan lahirnya, agar semangat aktivisme social dan kewirausahaan itu menjadi semangat yang mengalir dalam lahirnya Forum Negarawan Muda.
Sebelum diadakan Kongres Negarawan muda, setiap peserta diwajibkan untuk melakukan bedah buku yang berjudul “ Islam, Kepemimpinan dan KeIndonesiaan ”. Buku ini merupakan hasil output dari para peserta School For Nation Leader yang menyampaikan hasil pemikirannya melalui tulisan sehingga di muat dalam 1 buku. Selain itu , awal bulan November 2015 buku tersebut sudah launching dan dijual ke Seluruh Indonesia.Jika ada organisasi atau komunitas yang membutuhkan kerja sama dengan Forum Negarawan Muda kami siap sedia. Rekomendasi untuk mahasiswa , dosen , tokoh masyarakat dan berbagai kalangan di harapkan dapat membacanya agar tahu wawasan mengenai seputar sejarah Islam , Kepemimpinan dan Kondisi Indonesia.Buku ini di jual dengan seharga Rp. 50.000,- . Hasil dari menjual buku tersebut digunakan untuk  mengganti ongkos percetakan dan sisanya untuk dana organisasi yang nantinya sebagai sumber dana untuk dikembangkan membuat sociopreneur yaitu dengan koperasi sehingga dapat bermanfaat bagi  masyarakat.





 

Kongres Negarawan Muda ini dihadiri oleh para peserta School For Nation Leader yang memiliki hak dan kewajiban membuat AD ART, susunan rencana strategis dan Pengesahan berdirinya Forum Negarawan Muda di Surakarta, 01 November 2015.Pengurus Pusat diantaranya : Arif Suhendar sebagai Ketua Umum ( Universitas Brawijaya ), Sekretaris Umum ( Universitas Sebelas Maret ) , Reni Tri Isromiyah sebagai Bendahara Umum ( Universitas Gunadarma ) , Evi Dwi Yanti sebagai Koordinator Kaderisasi ( Universitas Indonesia ) , Anam Lutfi sebagai Koordinator Ekonomi ( Universitas Sebelas Maret ) , Grienda Qomara sebagai Koordinator Sosial Politik ( Universitas Airlangga ), Endah Nur Salehah sebagai Koordinator Media ( Universitas Pendidikan Indonesia ). Setelah resmi menjadi organisasi yang baru berdiri di tingkat Nasional, banyak sekali hasil output yang diperoleh salah satunya adalah tulisan para peserta School For Nation Leader dimuat dalam buku “ Islam , Kepemimpinan dan KeIndonesiaan ”. Kini buku tersebut sudah tercetak dan tersebar di berbagai daerah seluruh Indonesia.Jika anda berminat dapat menghubungi contact yang ada pada website www.forumnegarawanmuda.org atau bisa melalui saya.Jadi,Forum Negarawan Muda bersifat independen, sebagai organisasi pemberdayaan pemuda , perjuangan kemandirian dan mengoptimalkan kontribusi kepada masyarakat dengan cara sociopreneur serta pengembangan dalam ekonomi.





Reni Tri Isromiyah, Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma menghadiri acara Kongres Forum Negarawan Muda di Surakarta , Jawa Tengah yag berlangsung sejak tanggal 29 Oktober 2015 sampai 1 November 2015 lalu.Kongres ini adalah undangan dari Sekolah Kepemimpinan Bangsa bekerja sama dengan Forum Negarawan Muda.
Kongres yang bertemakan “ Pemuda Mandiri, Bangsa Berdikari ” dihadiri oleh 50 Mahasiswa dari 40 kampus di Indonesia , alumni School For Nation Leader yang terpilih dan menghadirkan pemateri tokoh-tokoh nasional seperti Rifai Darus, S.H ( Ketua Umum DPP KNPI ), Inovator Kepemimpinan Pemuda), Dr.Ahmad Juwaini ( Presiden Direktur Dompet Dhuafa , Inovator Gerakan Kemanusiaan ), Indra Sjafri ( Pelatih timnas U-19 – Juara Piala AFF 2013, Inovator Pembinaan Atlet Muda ), Aria Bima S.Sos ( Anggota Komisi VI DPR RI, Inovator Kepemimpinan Publik),dan Tokoh nasional lainnya.
“ Dalam kongres ini banyak ilmu yang kita peroleh, mendapatkan inspirasi untuk membangun peradaban Indonesia ke depannya menjadi lebih maju serta bangaimana membangun bisnis di Indonesia yang mengedepankan nilai-nilai sosial dan bagaiman cara membangun perekonomian dengan mengutamakan tugas sebagai negarawan ”. Kata Reni Tri Isromiyah , yang juga sekretaris FOKUS LDK Universitas Gunadarma ini.
Sementara itu kegiatan Forum Negarawan tersebut diharapkan terus mengalami kemajuan untuk menciptakan anggota yang aktif.
“ Saya berharap anggota Forum Negarawan Muda ini terus bertambah , apalagi sebentar lagi ada open recruitment untuk anggota di berbagai daerah seluruh Indonesia.Buat para pemuda usia 17-35 tahun yang ada di wilayah Depok maupun civitas akademika Universitas Gunadarma dapat mendaftar dalam open recruitment ini”.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar